Skuad Real Madrid Dikarantina, Laga Kontra Manchester City Terancam Ditunda
Real Madrid terpaksa menerapkan karantina untuk seluruh personel setelah salah satu anggota tim basket mereka terinfeksi virus corona.
Karena skuad sepakbola Los Blancos biasa beraktivitas di fasilitas latihan yang sama dengan tim basket, tindakan pencegahan mesti diambil untuk berusaha mencegah penyebaran penyakit yang kini telah meluas secara global.
“Real Madrid CF melaporkan bahwa seorang pemain dari tim bola basket kami telah diuji positif untuk virus corona COVID-19,” demikian rilis di laman resmi klub.
“Karena itu, muncul rekomendasi untuk mengarantina tim utama bola basket dan sepakbola, mengingat dua skuad ini berbagi fasilitas di Ciudad Real Madrid.”
“Selain itu, kami memutuskan menutup fasilitas kota olahraga kami, dan direkomendasikan pula bagi semua personel Real Madrid yang beraktivitas di Real Madrd City untuk tetap berada dalam karantina.”
“Laga-laga yang dijadwalkan untuk hari ini [Kamis] dan besok, yaitu ajang basket Euroleague dan sepakbola LaLiga, tak akan dimainkan.”
Karim Benzema cs. sedianya menjamu Eibar di Santiago Bernabeu, Jumat (13/3) malam waktu setempat, sebelum bertandang ke Etihad untuk menghadapi Manchester City dalam duel kedua babak 16 besar Liga Champions, Selasa (17/3) depan.
Namun, tak hanya partai Madrid versus Eibar, LaLiga akhirnya memutuskan menghentikan seluruh kompetisi minimal untuk dua pekan ke depan menyusul kabar karantina skuad El Real.
Isolasi yang terpaksa diterapkan Los Merengues tak ayal ikut mengundang keraguan terhadap terlaksananya pertandingan penentuan kontra City. Menurut aturan, periode karantina untuk virus corona adalah 15 hari, jauh melewati jadwal laga di Etihad yang kurang dari seminggu lagi.